PROFIL YAYASAN ASA BANGSA

Latar Belakang

Penyalahgunaan narkoba dan alkohol di kalangan remaja saat ini sangat meresahkan bagi para orang tua. Maraknya penyalahgunaan narkoba tidak hanya terjadi di kota-kota besar saja, namun telah menyebarluas ke pinggiran kota sampai kota-kota kecil, bahkan sampai ke pedalaman. Penyalahgunaan ganja, shabu-shabu, dan putau menunjukkan peningkatan pemakaian, khususnya dikalangan remaja SMP, SMA. Ironisnya, banyak dari mereka kemudian menjadi tergantung pada narkoba.

 

Asa Bangsa

Asa bangsa yang berarti ‘harapan bangsa' bagi anak-anak bangsa, didirikan pada bulan juni 1999, latar belakang berdirinya yayasan didasarkan rasa keprihatinan yang mendalam oleh para pendiri* terhadap para korban penyalahgunaan narkoba di usia remaja yang cenderung semakin banyak, terutama korban penyalahgunaan Opiate (heroin, methadone, dan sebagainya).

*Dewan Pendiri Yayasan Asa Bangsa :

  1. Ibu Sulfiah Ambardy (Ketua I)
  2. Ibu Poppy Hayono Isman (Ketua II)
  3. Bapak HM Sarengat MM (Ketua Umum)
  4. Dr. Linda Rachmat (Ketua Tim Medis)
  5. Dr. Murcuanto Diwanto (Psikiater)
  6. Bapak Daddy Hariadi
  7. Ibu Netty Hariadi

Disadari penanganan masalah penyalahgunaan narkoba bukanlah suatu pekerjaan yang mudah. Masih banyaknya pemahaman yang salah mengenai penanganan korban-korban penyalahgunaan narkoba yang sering disamakan dengan suatu perbuatan cela (aib) hingga perbuatan criminal, yang justru makin menyudutkan para korban.

Maka suatu kerjasama dilakukan antara Yayasan Asa Bangsa dengan Dr. Andre Waismann dari Center of Accelerated Neuroregulation (ANR) of Opiate Dependency pada tahun 1999, yang meliputi kerjasama alih pengetahuan pengobatan ketergantungan heroin dengan metode ANR kepada empat dokter anestesi* Yayasan Asa Bangsa yang telah mendapatkan sertifikat pengobatan ANR. Hingga kini Yayasan Asa Bangsa telah berhasil menyembuhkan lebuh dari 450 orang dengan menggunakan metode ANR.

*Tim Dokter Anestesi Yayasan Asa Bangsa :

  1. Dr. Linda Rachmat
  2. Dr. Tedja
  3. Dr Gunawan
  4. Dr. Sunatrio

Dimasa mendatang, Yayasan Asa Bangsa mengharapkan metode ANR dapat disebarluaskan oleh para dokter lainnya, sehingga dapat membantu korban penyalahgunaan narkoba di Indonesia .

Saat ini Yayasan Asa Bangsa juga melakukan beberapa kegiatan bagi pencegahan penyalahgunaan narkoba, melalui berbagai seminar, diskusi, dan penyuluhan di kalangan remaja, orang tua, dan masyarakat umum.