Reaksi Otak Terhadap Stimulan

Halaman 1 dari 3 halaman


Pernahkah anda memakan coklat atau minum soda akhir-akhir ini? Jika ya ada kesempatan bagi tubuh Anda mengkonsumsi sejumlah obat perangsang, yaitu kafein yang juga terdapat pada kopi. Makan dan minum sejumlah kafein dapat anda merasa gelisah, gugup ataupun membuat anda menjadi enerjetik. Hal ini disebabkan oleh kafein yang berlebihan menjadi seperti obat perangsang yang dapat merubah cara kerja (pola pikir) otak anda. Tetapi kafein hanya merupakan contoh kecil daripada stimulan. Banyak obat perangsang lainnya yang lebih kuat dan ada beberapa yang juga membahayakan. Lainnya hanya dapat dikonsumsi melalui resep dokter.

Beberapa contoh stimulan meliputi :

  • Kokain : Terbuat dari pohon coca, berbentuk bubuk, sebagian orang menggunakannya dengan cara dihirup melalui hidung.
  • Crack : Seperti kokain yang dapat dihisap seperti rokok.
  • Amphetamines : Sering disebut dengan ‘speed', dan terkadang diresepkan oleh dokter untuk masalah-masalah kesehatan yang dibutuhkan oleh medis.
  • Methamphetamine : Semacam Amphetamine berupa kristal kering (‘ice') atau bubuk (‘crank'), dapat dihisap seperti rokok atau disuntik.

 

Halaman : [ 1 ] [ 2 ] [ 3 ]