NIKOTIN

Sejak berabad-abad yang lalu, orang meyakini bahwa tembakau memberikan kenikmatan dan kekuatan.

Faktanya :

Nikotin dalam tembakau sangat mudah diserap oleh tubuh melalui selaput lendir mulut, hidung, bahkan kulit. Kemudian nikotin masuk ke dalam otak mempengaruhi beberapa kegiatan neurotransmitter asetil kolin. Asetil kolin mempengaruhi beberapa kegiatan tubuh seperti pergerakan otot, pernafasan, denyut jantung dan tekanan darah, pengetahuan dan daya ingat. Ketika nikotin masuk ke dalam tubuh, ia meniru kegiatan asetil kolin dan merangsang molekul-molekul kenikmatan, seperti yang terjadi pada orang-orang yang kecanduan heroin dan kokain. Hal ini yang menjelaskan mengapa orang sulit berhenti merokok. Namun tahukah anda bahwa 1 tetes nikotin asli pada lidah akan dapat membunuh seseorang.

Pada perokok, bila berhenti merokok akan timbul perasaan-perasaan tidak nyaman seperti keresahan, depresi, pusing, perasaan selalu lapar, tidak bisa konsentrasi. Hal ini terjadi saat nikotin berusaha di keluarkan dari dalam tubuh.

Hingga saat ini rokok masih menjadi penyebab penyakit yang dapat menimbulkan kematian, penyakit jantung, dan pembuluh darah yang serius, stroke, penyakit paru kronis, tekanan darah tinggi dan kanker.

Mengkonsumsi tembakau walau dengan cara dikunyah, dapat menyebabkan kanker, karena zat-zat kimia dalam tembakau merangsang pertumbuhan sel-sel tidak normal di daerah yang terkena tembakau.

Pada ibu hamil, merokok dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan janin terutama paru-paru.